Pimpinan Fakultas dan Prodi Ikuti Fordakom di Medan

  • 07 Mei 2024
  • 10:47 WITA
  • Administrator
  • Berita

JURNALISTIK, GOWA – Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (FORDAKOM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Seluruh Indonesia di Medan Samosir menampilkan agenda inspiratif dan kolaboratif dari para pimpinan fakultas dakwah dan komunikasi.

Agenda ini digelar oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan yang dimulai dengan Opening Ceremony yang diadakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis 2 Mei 2024.

Dalam kegiatan ini Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag. selaku Ketua Panitia FORDAKOM sekaligus Dekan FDK UINSU Medan mengungapkan perasaan yang sangat bangga dan bahagia kerena FORDAKOM di Medan, merupakan peserta terbanyak dengan jumlah 196 peserta dai 41 perguruan tinggi.

“Melalui acara ini, kami berharap dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan kesadaran akan isu-isu dakwah dan komunikasi, serta menginspirasi satu sama lain untuk bertindak dan mencapai tujuan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. terutama pemerintah provinsi Sumatea Utara yang telah memberikan dukungan serta panitia yang telah bekerja keras, hingga peserta yang telah hadir dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa,” pungkasnya.


Sementara itu para peserta juga turut disambut dengan hangat oleh Ketua FORDAKOM periode 2022-2024, Dr. Achmad Syariduddin, M.A.

Dalam kata sambutannya, Dr. Achmad Syariduddin menyoroti pentingnya terus menggalang kerjasama di antara anggota FORDAKOM untuk mencapai tujuan bersama.

Disisi lain Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menyampaikan harapannya agar FORDAKOM menjadi agenda yang memberi dampak positif bagi pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi Islam di Tanah Air.  Dalam acara ini juga digelar penandatangan (Memorandum of Agreement) MoA antara FDK UINSU dan Fokkus Babinrohis Provinsi Sumatera Utara.

PJ Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, juga turut memberikan sambutan yang menginspirasi.

“Saya sebagai Penjabat Gubernur, bangga Sumut menjadi tuan rumah forum nasional ini, saya berterima kasih, saya sampaikan Sumut ini mempunyai keberagaman, keberagaman ini menjadi kekuatan kami, harmoni ini kami terus jaga,” kata Hassanudin.

Fordakom yang diselenggarakan di Sumut, selama beberapa hari tersebut diharapkan dapat memperkuat peran dakwah yang membawa rahmatan lil alamin. Menurut Hassanudin, tugas ini tidak hanya urusan sekelompok orang saja, melainkan semua umat Islam.

“Saya harap, forum ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang dapat menjadi langkah meningkatkan dakwah yang progresif dan inklusif,” kata Hassanudin sekaligu membuka acara FORDAKOM.

Sementara pada Hari kedua, Jumat 3 Mei 2024, kegiatan FORDAKOM berlanjut di Samosir, tepatnya di hotel Mariana Resort.

Rangkaian acara International Conference menghadirkan narasumber ternama dari dalam dan luar negeri. Di antaranya adalah Dina Zaman dari IMAN Research, Malaysia; Dicky Sofjan, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia; serta Prof. Frans Wijsen, MA dari Radboud University, Belanda.

Serta Sebanyak 31 artikel dari peneliti-peneliti di seluruh Indonesia diseminarkan dalam konferensi ini, menandai kolaborasi yang luas dan mendalam dalam pemikiran akademis di bidang dakwah dan komunikasi.

Selain itu, FORDAKOM juga menggelar kegiatan asosiasi program studi; Pengembangan Masyarakat Islam, Bimbingan Penyuluhan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan Manajemen Dakwah. Dalam agenda asosiasi program studi dibahas agenda strategis untuk meraih akreditasi unggul dan memajukan program studi, seperti kurikulum, tracer studi, dan sebagainya.

Agenda asosiasi program studi dilakukan secara pararel dengan agenda Forum Dekan Dakwah dan Komunikasi. Dalam agenda tersebut, terpilih Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag sebagai ketua FORDAKOM Periode 2022-2024 dan UIN Samarinda sebagai tuan rumah FORDAKOM berikutnya.

Penutupan dilakukan dengan pengumuman pemenang kompetisi ilmiah mahasiswa. Kompetisi dilakukan dalam bentuk lomba khutbah, presentasi, karya ilmiah dan sebagainya. Setelah penutupan, agenda FORDAKOM dilanjutkan dengan kegiatan city tour di Pulau Samosir.